Manfaat Daun Katuk bagi Kesehatan

daun katuk, daun katuk untuk ibu menyusui, manfaat dan efek daun katuk bagi kesehatan, manfaat daun katuk, manfaat daun katuk untuk kesehatan, khasiat dan manfaat daun katuk untuk ibu hamil menyusui, daun katuk mereproduksi air susu yang bergizi

Daun katuk (Sauropus androgynus) pada umumnya digunakan sebagai sayuran. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas tentang manfaat daun katuk untuk obat herbal keluarga.

Di Indonesia daun katuk digunakan untuk melancarkan ASI, obat borok, bisul, demam, dan darah kotor. Bagi ibu yang sedang menyusui, daun katuk sangat berkhasiat. Daun katuk merupakan daun dari tanaman Sauropus adrogynus (L) Merr, famili Euphorbiaceae. Nama Lokal: Simani (Minangkabau), mata-mata (Melayu), katuk (Sunda), Kerakur (Madura), Kebing dan Katukan (Jawa). Ditemukan di berbagai bagian India, Malaysia, dan Indonesia. Di Indonesia tumbuh di dataran dengan ketinggian 0-2.100 M di atas permukaan laut.


Hasil analisis GCMS ekstrak heksana menunjukkan adanya beberapa senyawa alifatik. Dalam ekstrak eter terdapat komponen utama yang meliputi: asam suksinat monomethyl, asam benzoat dan 2-fenilmalonat; serta komponen minor meliputi: terbutol, 2-propagiloksan, 4H-Lampiran-4-on, 2-metoksi-6-metil, 3-kompeten-2-satu, 3 - (2-furanil), dan asam palmitat. Dalam ekstrak etil asetat terdapat komponen utama yang terdiri dari: sis-2-metil-siklopentanol asetat. Isi dari daun katuk meliputi protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B, dan C. pirolidinon, dan metil p-dodesilfenol piroglutamat serta komponen kecil.

Dalam 100 g daun terkandung katuk: energi 59 kal, 6,4 g protein, 1,0 g lemak, 9,9 g karbohidrat, 1,5 g serat, 1,7 g abu, 233 mg kalsium, fosfor 98 mg, besi 3,5 mg, karoten 10020 mcg (vitamin A ), B, dan C 164 mg, dan 81 g. Tanaman yang dapat meningkatkan produksi air susu, daun katuk diduga memiliki efek hormonal dari kandungan kimia sterol yang estrogenik. Dalam studi sebelumnya daun katuk mengandung efedrin.

Daun katuk mereproduksi air susu yang bergizi, mengobati borok dan darah kotor, bisul dan untuk demam. Tiga peneliti mengatakan infus daun katuk dapat meningkatkan produksi susu. Salah satu peneliti menyatakan isolat fase eter dan petroleum eter ekstrak daun katuk menyebabkan peningkatan sekresi ASI. Salah satu peneliti menyatakan bahwa dekok akar katuk memiliki efek antipiretik dari infus dove. Akar katuk memiliki efek diuretik dengan dosis 72 mg / 100 g bb.

Proses perebusan pada daun katuk dapat menghilangkan sifat anti-protozoa. Infus daun katuk kadarnya 20%, 40%, dan 80%. Warga Taiwan meminum jus daun katuk  mentah sebagai pelangsing. Sejak Tahun 1995 masyarakat Amerika mengkonsumsi daun katuk dengan berbagai macam cara penghidangan seperti digoreng, salad, dan minuman. Banyak juga warga Amerika  mengkonsumsinya sebagai obat antiobesitas (pelangsing tubuh).

Baca juga: Manfaat dan Khasiat Tomat untuk Menurunkan Berat Badan

Demikian pembahasan tentang manfaat daun katuk bagi kesehatan kita. Semoga artikel ini memberi manfaat dan menambah pengetahuan anda tentang tanaman herbal yang senantiasa ada di sekitar kita. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: