3 Golongan Obat Indonesia

penggolongan obat, bebas terbatas, golongan obat, obat bebas, obat keras, owa, wajib apotek

Obat di negara kita, Indonesia sebenarnya terbagi dalam beberapa golongan. Namun, selama ini masyarakat hanya mengetahui obat itu satu golongan dan yang penting sembuh.

Tiga dari beberapa golongan obat itu adalah obat bebas, obat bebas terbatas, dan obat keras. Pembagian golongan obat ini perlu diketahui oleh masyarakat karena terkait dengan apakah obat bisa dibeli dengan/tanpa resep dan perhatian pasien terhadap suatu obat.

Golongan obat yang pertama adalah obat bebas. Obat bebas adalah obat yang bisa diperoleh tanpa resep dokter dengan tanda lingkaran warna hijau yang dikelilingi garis hitam pada lingkaran tersebut.


Golongan obat kedua, obat bebas terbatas adalah obat yang dapat diperoleh di apotek tanpa resep dokter. Obat ini ditandai dengan lingkaran berwarna biru yang dikelilingi garis warna hitam disekelilingnya.

Obat ini juga disertai peringatan yang ditandai dengan adanya persegi panjang berwarna hitam dengan tulisan putih. Perlu diketahui bahwa ada 6 jenis peringatan yang ada pada obat bebas terbatas. Obat bebas terbatas biasanya mengandung lebih dari satu zat aktif dalam satu formula, seperti pada obat flu.

Golongan obat ketiga, obat keras adalah obat yang harus diperoleh dengan resep dokter. Namun, ada beberapa obat keras  tertentu yang dapat diperoleh di apotek dan diserahkan oleh apoteker tanpa resep dokter. Obat ini disebut dengan OWA atau Obat Wajib Apotek.

Obat bebas dan obat bebas terbatas umumnya digunakan untuk penyakit-penyakit ringan yang banyak diderita masyarakat, seperti batuk, pilek, demam, sariawan, panu, jerawat, diare, sembelit, dll. Sehingga pemerintah memberikan kebijakan bahwa obat bebas dan bebas terbatas dapat diperoleh tanpa resep dokter.

Baca juga: Beli FG Troches tanpa Resep?

Apabila anda memerlukan informasi obat, tanyakan kepada apoteker terdekat. Semoga bermanfaat.. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: