Cara Pilih Obat Batuk

cara pilih obat batuk, pilih pilih obat batuk, bromheksin, dekstometorfan, GG, gliserilguaiakolat, obat batuk

Batuk sebenarnya adalah suatu bentuk refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang ada dalam saluran pernafasan. Batuk dibedakan mejadi dua jenis, batuk kering dan batuk berdahak. Hal ini tentu saja berdampak pada perbedaan obat yang digunakan.

Batuk kering biasanya bukan merupakan mekanisme pengeluaran zat asing dan bisa merupakan gejala dari suatu penyakit. Batuk kering ditandai dengan tidak adanya pengeluaran dahak. Batuk jenis ini tidak berguna, sehingga harus segera dihentikan. Obat yang digunakan adalah obat yang menekan batuk atau disebut antitusif. Obat yang dapat digunakan adalah obat yang mengandung dekstrometorfan.

Batuk berdahak merupakan suatu mekanisme pertahanan tubuh untuk mengeluarkan zat asing. Batuk ini ditandai dengan pengeluaran dahak. Karena merupakan mekanisme pertahanan tubuh, obat yang digunakan pun dipilih yang membantu pengeluaran dahak (ekspektoran) atau yang membantu mengencerkan dahak (mukolitik). Contoh obat yang termasuk ekspektoran adalah amonium klorida, gliseril guaiakolat, dan ipekak. Sedangkan contoh obat mukolitik adalah bromheksin, ambroksol, dan asetilsistein.

Baca juga: 10 Obat Batuk Alami

Namun, pada kenyataannya produsen memproduksi produk yang berisi antitusif maupun ekspektoran dalam satu produk. Mungkin, produsen memberikan kombinasi ini karena masyarakat belum tentu tahu jenis batuknya.

Atau kemungkinan yang kedua, karena obat ekspektoran membuat seseorang batuk terus menerus, sehingga dapat menyebabkan lelah, antitusif pun dikombinasikan dalam satu produk dengan ekspektoran. Walaupun begitu, memilih obat yang tepat sesuai dengan jenis batuknya memang lebih baik.

Sudah bisa membedakan jenis batuk anda? Sudah tahu apa obat yang harus digunakan?

Semoga bermanfaat.. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: