Diet? Makanlah Serat!

makanan berserat tinggi, berat badan, diabetes, diet, hdl, jantung, kolesterol, konstipasi, ldl, serat, tekanan darah, diet makan serat

Makanlah banyak serat! Mungkin anda pernah mendengar ini sebelumnya. Tetapi apakah anda tahu mengapa serat bagus untuk kesehatan?

Serat - terdapat terutama pada buah-buahan, sayuran, dan gandum utuh- yang paling banyak diketahui karena kemampuannya dalam mencegah atau meredakan konstipasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan lainnya, seperti menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Apa itu serat?
Serat adalah semua makanan yang berasal dari tumbuhan yang tidak dapat dicerna maupun diserap tubuh. Tidak seperti lemak, protein, atau karbohidrat yang dipecah oleh tubuh dan diserap-serat tidak dicerna oleh tubuh. Oleh karena itu, serat melewati lambung, usus kecil, usus besar, dan keluar dalam bentuk utuh. Serat nampaknya tidak memberikan banyak manfaat, namun sebenarnya serat mempunyai peranan penting dalam menjaga kesehatan.

Serat digolongkan menjadi 2 kategori:
 - Serat tak larut
Jenis serat ini membantu pergerakan zat-zat makanan melewati sistem pencernaan dan menambah massa feses. Sehingga serat ini bermanfaat bagi mereka yang mengalami konstipasi atau BAB tidak teratur. Tepung gandum utuh, kacang, dan berbagai sayuran bagus sebagai sumber serat tak larut.
 - Serat terlarut
Jenis serat ini larut dalam air dan membentuk bahan mirip gel. Serat ini membantu menurunkan tekanan darah dan kadar glukosa darah. Serat terlarut dapat diperoleh dari oats, kacang kapri, apel, wortel, buah sebangsa jeruk, dan psyllium.

Manfaat makanan tinggi serat
1. Menormalkan pergerakan saluran cerna
Serat meningkatkan berat dan ukuran feses serta melembutkannya. Feses yang besar lebih mudah dikeluarkan, sehingga menurunkan risiko konstipasi. Jika anda memiliki feses berair, serat dapat membantu memadatkan feses karena serat menyerap air dan menambah massa feses.

2. Menurunkan risiko wasir
Asupan serat dapat menurunkan risiko hemorrhoids atau wasir. Beberapa serat difermentasikan di usus besar.

3. Menurunkan kadar kolesterol darah
Serat terlarut dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan menurunkan LDL (Low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat. Studi epidemiologi telah menunjukkan bahwa menambahkan asupan serat dalam makanan dapat menurunkan tekanan darah dan inflamasi yang juga memberikan perlindungan untuk kesehatan jantung.

4. Mengontrol kadar gula darah
Serat, terutama serat terlarut, dapat menurunkan penyerapan gula. Bagi seseorang yang mengalami diabetes, serat ini dapat memperbaiki kadar gula darah. Pola makan yang menyertakan serat tidak larut juga dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2.

Baca juga: Soda Diet: Apakah Berbahaya?

5. Menurunkan berat badan
Makanan berserat tinggi membutuhkan waktu yang lama untuk dikunyah, sehingga akan memberikan waktu bagi tubuh untuk mengirimkan sinyal ke otak ketika telah kenyang. Dengan demikian, makan berlebihan dapat terhindarkan. Menambahkan serat dalam asupan dapat membuat makanan terasa lebih besar dan bertahan lama dalam pencernaan kita, sehingga kita akan kenyang dalam waktu yang lama. Makanan tinggi serat juga memiliki sedikit energi padat, yang berarti serat memilki sedikit kalori untuk volume makanan yang sama.

Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: