Pemanfaatan Madu sebagai Obat Alami

antibakteri, diabetes, diabetes mellitus, kaki diabetes, madu, madu mengobati jerawat, manfaat madu, ulkus diabetik, madu obat alami

Manfaat madu untuk kesehatan telah disadari manusia sejak lama untuk mengobati berbagai macam penyakit. Madu mengandung antioksidan yang kuat serta antibakteri. Meskipun para ilmuwan telah menunjukkan bukti-bukti manfaat madu untuk kesehatan, penggunaan madu masih sebagai pengobatan alternatif. Kualitas nutrisi dan pengobatan madu telah didokumentasikan sejak dulu oleh bangsa Romawi dan Yunani, serta pemeluk Kristen, Islam, dan kepercayaan serta kebudayaan lainnya.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa madu mempunyai daya antibakteri yang kuat pada setidaknya 60 spesies bakteri dan tidak seperti antibiotik yang sering tidak mempan melawan bakteri, madu bersifat tidak beracun dan mempunyai efek.yang kuat.Madu mengandung gula dan mineral. Gula yang terkandung dalam madu adalah glukosa dan fruktosa. Sedangkan mineral yang terkandung dalam madu, antara lain magnesium, potasium, sodium klorin, sulfur, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung berbagai vitamin, seperti B1, B2, C, B6, B5, dan B3. Madu memiliki pH lebih kurang 3,2-4,5. pH ini termasuk kedalam pH asam yang diduga mencegah pertumbuhan bakteri.

Manfaat madu telah disanjung sejak zaman dulu oleh banyak agama dan didokumentasikan dalam kitab suci. Madu dapat dikategorikan sebagai nutrisi atau obat. Sebagai nutrisi, madu mengandung gula sederhana yang dapat memberikan energi dengan segera ketika dikonsumsi. Madu juga dapat menguatkan jantung dan merupakan suplemen makanan yang bermanfaat.

Madu dapat juga dimanfaatkan sebagai obat, diantaranya:

1. Madu sebagai penyembuh luka
Madu yang digunakan secara topikal/lokal dapat mengobati ulcer diabetes/ulkus diabetik/kaki diabetes ketika pasien tidak dapat menggunakan antibiotik topikal. Sebuah review dalam Cochrane Library menunjukkan bahwa madu dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan luka bakar untuk sembuh, bahkan hingga 4 hari lebih cepat pada beberapa kasus. Review tersebut melibatkan 19 studi dengan 2554 partisipan.

Seorang peneliti dari New Zealand mengatakan bahwa madu manuka, salah satu jenis madu, mungkin bermanfaat dalam mengobati infeksi MRSA. Sifat antibakteri dari madu adalah hasil dari aktivitas air yang rendah yang menyebabkan osmosis, efek hidrogen peroksida, tingkat keasaman yang tinggi, dan efek antibakteri dari methylglyoxal. Beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan madu secara topikal dapat mengurangi bau, pembengkakan, dan jaringan parut ketika digunakan untuk mengobati luka. Madu juga mencegah luka yang mengering tersebut melekat hingga menyembuhkan luka.

2. Madu untuk mengobati alergi
Madu dipercaya dapat menyembuhkan alergi, terutama madu lokal. Penggunaan madu selama berabad-abad untuk mengobati radang tenggorokan dan batuk, kemungkinan seefektif obat batuk pada umumnya. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa serbuk sari yang terbawa lebah yang kemudian tercampur dalam madu, dapat menjadi antialergi karena menghambat IgE berikatan dengan sel mast. Sehingga sel mast tidak mengalami degranulasi dan akhirnya mengurangi reaksi alergi.

3. Madu untuk kecantikan
Madu dapat digunakan untuk masker pelembab dan mengurangi kemerahan pada wajah serta jerawat. Selain itu, madu juga digunakan sebagai kondisioner rambut. Madu sering juga dicampur dengan minyak zaitun dan minyak kapas untuk tujuan-tujuan tersebut.

Baca juga: Manfaat Coklat untuk Kesehatan

Itulah beberapa pemanfaatan madu sebagai obat alami  untuk menyembuhkan luka dan alergi, serta manfaat madu untuk kecantikan. Semoga artikel ini menambah pengetahuan anda akan manfaat dari madu. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: