Penyebab dan Faktor Risiko Mioma

mioma, myom, fibroid, miom, mium, progesteron, rahim, penyebab mioma, kontrasepsi oral, obesitas, hereditas

Mioma berkembang dari jaringan otot polos rahim (miometrium). Satu sel tunggal bereproduksi berulang-ulang, menyebabkan timbulnya suatu massa yang kenyal, pucat, dan keras yang berbeda dengan jaringan sekitarnya.

Pola pertumbuhan dari mioma bervariasi, beberapa tumbuh dengan lambat; sementara yang lain tetap dalam ukuran yang sama atau mengecil seiring waktu. Mioma terdapat dalam ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil yang tidak terdeteksi oleh mata manusia, hingga massa besar dalam rahim. Mioma dapat terdiri dari massa tunggal atau banyak.


Penelitian dan pengalaman klinis menunjukkan penyebab dari mioma:
  • Gangguan genetik: banyak fibroid/mioma disebabkan karena gangguan genetik yang berbeda dari sel otot rahim yang normal.
  • Hormon: Estrogen dan progesteron, 2 hormon yang menstimulasi perkembangan rahim selama siklus menstruasi dalam persiapan untuk kehamilan, tampaknya mendukung pertumbuhan fibroid. Fibroid mengandung lebih banyak reseptor estrogen dan progesteron daripada sel otot rahim yang normal.
  • Senyawa kimia lainnya: Senyawa yang membantu tubuh untuk memelihara jaringan, seperti insulin-like growth factor, dapat mempengaruhi pertumbuhan fibroid.

Faktor Risiko Mioma
Faktor-faktor yang dapat berdampak pada perkembangan fibroid, antara lain:
  • Hereditas: Jika ibu atau saudara anda mempunyai fibroid atau mioma, maka anda berisiko lebih besar mengalami mioma dibandingkan lainnya.
  • Kehamilan dan kelahiran: kehamilan dan kelahiran nampaknya mempunyai efek proteksi dan mengurangi risiko perkembangan mioma.

Beberapa penelitian meneliti faktor-faktor potensial lainnya dalam perkembangan fibroid:
  • Obesitas: beberapa studi menunjukkan bahwa wanita yang mengalami obesitas berada pada risiko yang lebih tinggi mengalami mioma, tetapi studi lain tidak menunjukkan keterkaitan tersebut.
  • Kontrasepsi oral: sejauh ini, data yang kuat menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi kontrasepsi oral mempunyai risiko yang lebih rendah mengalami mioma. Secara umum, hal ini berlaku untuk semua wanita yang mengkonsumsi kontrasepsi oral, kecuali mereka yang telah mulai mengkonsumsi kontrasepsi oral antara usia 13-16 tahun. Beberapa bukti ilmiah juga menunjukkan bahwa kontrasepsi yang berisi progestin saja dapat mengurangi risiko mioma.

Baca juga:  PMDD : Gangguan Suasana Hati yang Mengiringi Siklus Menstruasi

Demikian rangkuman tentang penyebab dan faktor risiko mioma. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi anda khususnya wanita dewasa dan para ibu dalam menjaga kesehatan kewanitaan anda. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: