Tips Mengatasi Mabuk Kendaraan

mabuk, obat anti mabuk, keringat dingin, pusing, muntah, mabuk kendaraan, mengatasi mabuk kendaraan, obat mabuk naik kendaraan, cara mengatasi mabuk kendaraan secara alami, penyebab mabuk perjalanan, obat mabuk perjalanan paling ampuh, tips mencegah mabuk kendaraan

Apapun jenis kendaraan yang anda naiki dapat menyebabkan mabuk. Mabuk kendaraan ini dapat muncul secara tiba-tiba, mulai dari perasaan gelisah hingga keringat dingin, pusing, dan kemudian muntah. Mabuk kendaraan biasanya akan berhenti ketika kendaraan juga berhenti.


Anda mungkin dapat menghindari mabuk kendaraan dengan merencanakan perjalanan anda sebelumnya. Jika anda berpergian, pesanlah tempat duduk pada kendaraan yang anda naiki dimana guncangannya paling sedikit, misalnya :
  • Kapal: mintalah kabin di depan atau tengah kapal yang dekat dengan permukaan air.
  • Pesawat: mintalah tempat duduk di tepi depan sayap. Ketika pesawat terbang, arahkan ventilasi udara ke wajah anda.
  • Kereta api: pilihlah tempat duduk di depan dan di samping jendela serta menghadap ke depan.
  • Mobil: pilihlah tempat duduk di depan.

Jika anda rentan mabuk kendaraan, lakukanlah tips mengatasi mabuk kendaraan berikut ini:
  • Pusatkan perhatian anda pada langit-langit kendaraan atau objek jauh yang tidak bergerak serta jangan membaca.
  • Jagalah kepala anda agar tetap diam.
  • Jangan merokok atau duduk dekat perokok.
  • Hindari makanan pedas dan berminyak. Jangan makan berlebihan.
  • Konsumsilah obat anti mabuk, seperti dimenhidrinat, paling tidak 30 menit hingga 60 menit sebelum perjalanan dimulai. Diharapkan rasa ngantuk yang timbul dapat mencegah mabuk.
  • Makanlah cracker kering atau minumlah minuman berkarbonasi untuk membantu menenangkan perut anda ketika mulai terasa sakit.

Baca juga: 6 Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Itulah beberapa tips perjalanan untuk mencegah  mabuk kendaraan secara alami. Semoga dapat menjadi referensi anda untuk mendapatkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bersama keluarga. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: