6 Penyebab Obesitas

penyebab obesitas, hamil, kegemukan, obesitas, tidur, lemak

Walaupun ada faktor genetik dan hormonal yang dapat mempengaruhi berat badan, obesitas terjadi ketika anda mengkonsumsi kalori lebih dibandingkan dengan jumlah yang dibakar melalui olahraga dan aktivitas normal sehari-hari. Tubuh menyimpan kelebihan kalori dalam bentuk lemak. Penyebab obesitas, antara lain:

1. Tidak aktif: Jika Anda sangat tidak aktif, berarti tubuh tidak membakar kalori yang telah dihasilkan dari makanan yang dikonsumsi. Apalagi dengan gaya hidup sedentari/bersantai-santai/malas-malasan, maka dengan mudah sejumlah kalori terakumulasi menjadi lemak.


2. Diet dan kebiasaan makan yang tidak sehat: Diet tinggi kalori, mengkonsumsi makanan cepat saji, melewatkan sarapan, mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak kalori pada malam hari, meminum minuman yang tinggi kalori dan mengkonsumsi makanan yang melebihi porsi, semua berkontribusi pada peningkatan berat badan.

3. Kehamilan: Selama masa kehamilan, berat badan wanita akan meningkat. Beberapa wanita mengalami kesulitan menurunkan berat badan setelah melahirkan. Berat badan tersebut berkontribusi pada perkembangan obesitas pada perempuan.

4. Kurang tidur: Kurang tidur pada malam hari, dapat menyebabkan perubahan hormon yang dapat meningkatkan nafsu makan. Sehingga, Anda akan cenderung mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan karbohidrat yang berkontribusi pada peningkatan berat badan.

5. Pengobatan tertentu: Beberapa obat dapat menyebabkan peningkatan berat badan jika anda tidak mengimbanginya dengan diet atau aktivitas. Pengobatan yang dimaksud antara lain beberapa antidepresan, antiepilepsi, antidiabetes, antipsikotik, steroid, dan beta bloker.

6. Masalah kesehatan: Obesitas terkadang dapat terjadi dikarenakan oleh penyakit, misalnya sindrom Prader-Willi, Cushing's syndrome, polycystic ovary syndrome, serta penyakit dan kondisi lainnya. Beberapa masalah kesehatan, seperti arthritis, dapat menyebabkan berkurangnya aktivitas, sehingga memicu peningkatan berat badan.

Baca juga: Apa Obat Flu yang Cocok untuk Penderita Hipertensi ?

Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: