Apakah Bubble Drink Berbahaya?

anneahira, bubble drink, bubble tea, kanker, pcb, teh, cara membuat bubble drink, sejarah minuman bubble drink,

Bubble drink, minuman yang sekarang sedang populer di kalangan masyarakat ini beberapa hari yang lalu dikabarkan di media mengandung bahan berbahaya non pangan yang dapat menimbulkan penyakit kanker. Lalu, sebenarnya apakah Bubble Drink ini benar-benar berbahaya? Ikuti penjelasannya berikut ini..

Sejarah Minuman Bubble Drink
Awalnya, konsep minuman ini berasal dari Taiwan, dari seorang pemilik warung teh, Lih Han Chieh yang mencoba menyajikan teh dingin di kedai tehnya. Kemudian pada tahun 1988, seorang manajer pengembangan produk, iseng memasukkan bola-bola puding manis (sekarang disebut bubble) ke dalam tehnya. Ternyata teh tersebut memberikan rasa dan sensasi yang berbeda. Mulai saat itu, kedai teh Lih Han Chieh menyajikan teh dengan bola-bola manis tersebut atau disebut bubble tea.

Kedai teh Lih Han Chieh semakin terkenal dengan bubble tea-nya. Dan akhirnya mendorong orang lain untuk ikut menjual bubble tea tersebut. Minuman ini semakin hari, semakin terkenal di Asia Timur, hingga akhirnya sampai di Indonesia. Selain di Asia, bubble drink juga telah merambah Amerika dan Eropa. Kini bubble tea disajikan lebih bervariasi dan banyak dijadikan usaha waralaba.

Kabar Berbahaya Bubble Drink
Beberapa waktu yang lalu, diberitakan bahwa minuman bubble drink berbahaya untuk kesehatan karena mengandung bahan-bahan yang seharusnya tidak terdapat dalam makanan. Berawal dari penelitian seorang peneliti dari University Hospital Aachen, Jerman, yang mengambil sampel bubble tea dari sebuah waralaba di Monchengladbach, Jerman. Tapioca pearl atau bola-bola manis (bubble) yang berasal dari Taiwan tersebut diteliti.


Hasilnya, peneliti itu menemukan bahwa bubble dari waralaba tersebut mengandung PCB yang merupakan singkatan dari polychlorinated biphenyls. PCB merupakan bahan yang seharusnya tidak berada dalam makanan dan dapat menyebabkan kanker. Selain itu, PCB juga dapat mengganggu sistim kekebalan tubuh, sistim reproduksi, sistim syaraf, dan sistim endokrin. PCB sendiri sering digunakan sebagai pendingin dan pelumas berbagai alat elektronik.

Analisa Bubble Drink menurut pakar kesehatan
Menurut pakar kesehatan, penelitian ini seharusnya dilakukan lagi di tempat yang berbeda sehingga diperoleh data yang lebih akurat, termasuk di Indonesia. Dari pemberitaan yang beredar, bubble atau bola-bola tapioka yang diteliti oleh peneliti Jerman tersebut berasal dari Taiwan dan dijual sebagai bubble tea di Jerman. 

Hal ini berarti ada kemungkinan produk-produk bubble dari Taiwan perlu diwaspadai keamanannya. Nah pertanyaannya, apakah bubble yang dijual di Indonesia merupakan buatan sendiri atau diimpor dari Taiwan? Saya sendiri juga tidak tahu. Selain dijual dalam bentuk minuman yang sudah jadi, menjadi bubble drink, bubble atau bola-bola tapioka ini juga ada yang dijual mentah. Silahkan mencarinya di Kaskus atau OLX. Ketemu deh…

Namun, sebenarnya bubble atau bola-bola tapioka ini bisa dibuat secara alami tanpa perlu menambahkan bahan nonpangan. Dikutip dari Anneahira, berikut cara membuat bubble drink secara alami:
Bahan:
  • tepung tapioka 100 g
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Air panas secukupnya

Cara membuat:
  • Masukkan tepung dalam wadah. Tambahkan air panas sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan menggumpal.
  • Jika adonan sudah hangat, gunakan tangan untuk menguleni adonan hingga kalis. Bila masih terasa lengket, tambahkan tepung tapioka secukupnya sampai adonan kenyal.
  • Tambahkan pewarna makanan.
  • Bentuk bubble menjadi bola-bola kecil dan simpan pada wadah yang telah diolesi tepung tapioka. Pastikan bola-bola tapioka tidak lengket satu sama lain.
  • Panaskan air. Bila air telah mendidih, rebuslah bubble sampai mengapung. Angkat dan tiriskan.
  • Masukkan bubble ke gelas saji bila ingin langsung disajikan. Atau simpan dalam toples berisi air dan letakkan pada suhu ruangan. Jangan masukkan bubble yang belum digunakan ke dalam kulkas karena akan mengeras.

Baca juga: Nutrisi Pencegah Kanker

Nah, ternyata bisa kan dibuat secara alami.. Bagaimana para pembaca menyikapi minuman bubble drink ini, silahkan untuk menilai dengan analisa masing-masing dan berbagi di kolom komentar. Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: