Waspada Formalin dalam Makanan

 makanan berformalin, formalin, kanker, nutrisi 3, ciri makanan mengandung formalin, bahaya formalin, mie basah, tahu, ikan asin, pengawet mayat, pengawet makanan

Formalin adalah larutan tidak berwarna yang mempunyai bau yang sangat menusuk. Formalin digunakan sebagai bahan perekat kayu lapis dan disinfektan untuk perlatan rumah sakit, juga untuk pengawet mayat. Formalin tidak diperbolehkan digunakan sebagai pengawet dalam makanan.

Formalin sangat berbahaya ketika terhirup, mengenai kulit, atau tertelan. Formalin yang terhirup dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan. Jika mengenai kulit, formalin dapat menyebabkan luka bakar dan reaksi alergi.


Jika formalin tertelan dapat menyebabkan rasa terbakar pada mulut, tenggorokan, dan perut, sakit menelan, mual muntah, sakit kepala, kejang, bahkan koma. Formalin juga dapat merusak hati, jantung, otak, ginjal, dan syaraf. Konsumsi formalin dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker.

Jika formalin tertelan sebanyak 30 ml (3 sendok makan) dapat menyebabkan kematian. Formalin ini sering disalahgunakan sebagai pengawet dalam makanan, seperti mie basah, tahu, ikan segar dan kering.

Ciri-ciri makanan mengandung formalin:
  1. Mie basah yang mengandung formalin: tidak lengket, lebih mengkilat, bau menyengat khas formalin, mampu bertahan lebih dari 1 hari pada suhu ruangan/suhu kamar.
  2. Tahu yang mengandung formalin: Tahu berbau menyengat khas formalin, tidak mudah hancur, dan dapat bertahan lebih dari 1 hari pada suhu ruang/suhu kamar.
  3. Ikan asin, ikan segar, dan daging segar mengandung formalin: tidak dihinggapi lalat, berbau menyengat khas formalin.

Baca juga: Dapatkah Kurkumin Menyembuhkan Kanker?

Demikianlah ringkasan singkat mengenai bahaya formalin dalam makanan, semoga bisa meningkatkan kewaspadaan anda dalam memilih makanan sebagai asupan yang sehat dan bergizi bagi keluarga anda. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: