Awas, Terlalu Banyak Garam Berisiko Hipertensi

garam, batuk, hipertensi, kegemukan, klorida, natrium, obesitas, pembuluh darah, penyakit jantung, sodium, stroke

Garam adalah komponen yang penting untuk ditambahkan di setiap masakan. Garam yang sering kita gunakan memiliki rumus kimia NaCl atau natrium klorida atau sodium klorida. Tidak hanya berguna sebagai bahan tambahan dalam makanan, kandungan natrium dalam garam juga berperan dalam kontraksi otot, retensi air, dan nutrisi yang penting untuk sistim pencernaan. 

Bila terlalu sedikit mengonsumsi sodium dapat menyebabkan dehidrasi karena sel tidak dapat mempertahankan air. Sebaliknya, terlalu banyak sodium dalam tubuh dapat meningkatkan risiko peningkatan tekanan darah. Jadi, berapa sodium yang dibutuhkan tubuh?

Berdasarkan guideline Amerika, tubuh manusia hanya membutuhkan kira-kira setengah gram atau 500 mg sodium per hari untuk meregulasi keseimbangan cairan sel dan plasma. Garam bukanlah racun untuk manusia. Jumlah maksimum sodium yang disarankan untuk dikonsumsi berkisar antara 2,4-3 g/hari. Akan tetapi, rata-rata seseorang mengonsumsi paling tidak 9 gram sodium per hari. Oleh karena itu, kita perlu mengurangi asupan garam.

Pengaruh Asupan Garam pada Kesehatan Jantung
Terlalu banyak asupan sodium dapat menyebabkan retensi air di pembuluh darah, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan darah. Secara normal, ginjal membuang kelebihan air dari tubuh. Akan tetapi, terkadang ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan akhirnya menyebabkan retensi air. 

Peningkatan volume darah ini dapat meningkatkan tekanan darah (hipertensi). Karena volume darah meningkat, jantung pun mengalami dilatasi atau pembesaran untuk mengimbangi banyaknya volume darah yang harus didistribusikan ke seluruh tubuh.  

Akan tetapi, dengan kondisi seperti ini sel-sel jantung tidak bekerja seperti seharusnya karena kekurangan oksigen dan nutrisi untuk bekerja. Seiring berjalannya waktu, pembuluh darah bisa pecah atau tersumbat karena tingginya tekanan darah. Bila hal ini terjadi, jantung tidak akan mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan, dan akhirnya jantung akan mati. Hal ini, disebut serangan jantung. 

Oleh karena itu, orang-orang yang kegemukan yang mengonsumsi terlalu banyak garam berisiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung atau stroke dan seseorang dengan tekanan darah tinggi berisiko mengalami kerusakan ginjal.Untuk menghindari asupan garam yang berlebihan, berikut tips-tips yabg dapat membantu:
  • Hindari makanan cepat saji atau olahan
  • Baca label makanan yang akan dibeli dan lihat berapa banyak sodium atau natrium dalam makanan tersebut
  • Gantilah makanan dalam kaleng atau makanan beku dengan buah dan sayur segar
  • Batasi konsumsi snack yang banyak mengandung garam seperti kacang dan keripik kentang
  • Pilihlah makanan low-fat, keju rendah sodium, dan yogurt
  • Konsumsilah pisang untuk membantu menjaga keseimbangan sodium

Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: