Efek Gerhana Matahari Total bagi Kesehatan Mata

gerhana, gerhana matahari, gerhana matahari total, GMT, mata, retina, pupil, kesehatan mata, kebutaan

Gerhana matahari total (GMT) yang terjadi pada 9 Maret 2016, merupakan momen langka yang tidak ingin dilewatkan oleh semua orang. Terutama mereka yang berada di wilayah yang dilewati, akan menyaksikan bagaimana wujud GMT itu. Namun, betulkah jika kita melihat gerhana matahari secara langsung dengan mata telanjang bisa menyebabkan kebutaan? Apakah efek dari gerhana matahari total bagi kesehatan mata? Berikut penjelasan ilmiahnya..

Jawabannya memang tidak. Namun meski tidak menyebabkan kebutaan, ternyata hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan serius pada mata. Berdasarkan kajian ilmiah yang disampaikan bahwa  sinar matahari yang dilihat secara langsung tanpa perlindungan apapun dapat merusak mata kita.

gerhana matahari, gerhana, gerhana matahari total, GMT, mata, retina, pupil, kesehatan mata, kebutaan

Lantas, seperti apa bahaya sinar matahari terhadap mata?
Paparan sinar matahari dapat juga menyebabkan kanker kulit dan kelainan lain pada organ tubuh, termasuk mata, sehingga anda perlu mengetahui bagaimana menikmati sinar matahari dengan aman agar tidak merusak mata.


Kerusakan jaringan retina akibat terpapar sinar matahari disebut dengan istilah solar retinopathy yang telah dikenal sejak zaman Yunani kuno.  Solar retinopathy adalah kerusakan jaringan retina akibat terpapar sinar dengan intensitas tinggi atau waktu yang terlalu lama. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan ringan yang hilang dalam beberapa hari atau bahkan hingga gangguan penglihatan secara permanen.

Melihat langsung ke arah matahari tanpa perlindungan mata apapun sangat berbahaya.
Pupil mata manusia tak mampu menghalangi pancaran cahaya matahari yang begitu terang. Tahukah anda, kalau dihitung, cahaya langsung dari matahari itu harus dilemahkan 50 ribu kali supaya bisa diterima oleh pupil mata manusia. Kalau tak dilemahkan, orang yang melihat langsung ke arah matahari besar kemungkinannya menjadi buta. Melihat gerhana sebaiknya dengan menggunakan alat, seperti teleskop.

Penyebab solar retinopathy terbanyak adalah melihat matahari secara langsung, baik saat terik maupun saat terjadinya gerhana matahari.Ya, walaupun saat gerhana, sinar matahari tertutup oleh bulan, melihat langsung ke arah matahari tanpa perlindungan mata apapun sangat berbahaya.Secara spesifik kerusakan retina akibat melihat gerhana matahari disebut solar eclipse retinopathy.

Gangguan penglihatan pada solar eclipseretinopathy disebabkan karena sinar matahari (ultraviolet dan inframerah) dengan intensitas yang tinggi masuk melalui lubang pupil, kemudian difokuskan di retina. Hal ini dapat meningkatkan suhu retina hingga 10-25 derajat celcius, padahal peningkatan suhu 4 derajat celcius saja dapat mengakibatkan peningkatan radikal bebas dan kerusakan termal/fotokimia terhadap sel fotoreseptor di retina.
gerhana matahari total, gerhana, gerhana matahari, GMT, mata, retina, pupil, kesehatan mata, kebutaan

Saat gerhana matahari terjadi, sebagian besar sinar matahari akan tertutup oleh bulan, sehingga langit akan terlihat gelap dan menatap langsung ke arah matahari tidak akan terasa silau. Padahal dalam keadaan ini, ukuran pupil mata menjadi lebih lebar sehingga semakin banyak sinar matahari yang masuk ke dalam mata.Akibatnya, semakin besar pula kerusakan di retina. Menatap sinar matahari kurang dari satu menit saja sudah dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Baca juga: Waspada Rhodamin B dan Methanyl Yellow Dalam Makanan
 
Sekian, itulah penjelasan ilmiah tentang efek gerhana matahari bagi kesehatan mata. Semoga bermanfaat! Semoga ada kesempatan di masa mendatang untuk mengalami langsung gerhana matahari total. Salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: