Jenni Lake, Berhenti Kemoterapi Demi Kandungan

kemoterapi demi kandungan, kanker, kemoterapi, tumor

Kisah Nyata-- Jenni Lake adalah salah seorang penderita kanker dan melahirkan sebelum ulang tahunnya yang ke -18. Jenni memang salah satu ibu remaja, namun pengorbanannya sangatlah besar. Jenni Lake menolak untuk menjalani kemoterapi setelah dia mengetahui bahwa dirinya hamil, agar putranya dapat dilahirkan dengan sehat. Jenni Lake pun kemudian meninggal.

Awalnya, Jenni sering mengalami migrain saat berusia 16 tahun ketika masih di bangku sekolah Pocatello High School. Jenni kemudian menjalani MRI scan dan dokter menemukan adanya massa kecil berukuran 2 cm yang melebar di sisi kanan otak Jenni.

Hasil scan lain ternyata menunjukkan adanya massa dengan ukuran yang lebih besar dari hasil scan sebelumnya. 15 Oktober 2010, Jenni menjalani biopsi dan 5 hari kemudian didiagnosa mengalami astrocytoma (suatu jenis tumor otak) stadium tiga.


Tumornya juga telah mengalami penyebaran di tulang punggungnya sebanyak 3 tumor dan 3 tumor di otak. Jenni pun menjalani kemoterapi dan radiasi untuk pengobatan kankernya. Jenni bahkan sempat memposting video mengenai kankernya.

Jenni telah menjalani hubungan dengan kekasihnya, Nathan Wittman, sebelum Ia didiagnosa kanker. Sejak awal, dokter telah mengatakan bahwa Jenni akan mengalami infertil atau kemandulan akibat dari kemoterapi yang dijalaninya.

Nathan tidak merasa itu suatu masalah. Namun, Jenni sangat ingin memiliki anak dan bertekad untuk menjaga bayinya tetap sehat. Akhirnya, Jenni pun hamil dan Ia memutuskan untuk menghentikan kemoterapi yang dijalaninya. Keluarga Jenni pun juga berpikir tumornya sudah mulai menyusut, sehingga mereka berpikir kemoterapi masih bisa dilanjutkan setelah bayinya lahir.

Baca juga : Gangguan Pendengaran karena Memasang Headphone dengan Volume Keras

Jenni melahirkan anaknya yang bernama Chad Michael dengan selamat dan sehat. Namun, setelah melahirkan Chad, kondisinya melemah. Jenni akhirnya meninggal setelah melahirkan Chad. Jenni tidak menyesal dengan segala keputusan yang telah Ia ambil. Saya sudah selesai, saya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan. Bayi saya akan aman disini, bisik Jenni pada perawat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.
Sumber: dailymail.co.uk

Subscribe to receive free email updates: