Mengenal Inhaler untuk Asma

inhaler, asma, mdi, obat asma, cara menggunakan inhaler

Asma merupakan suatu penyakit yang dimulai di paru-paru. Kebanyakan obat asma dihirup ke dalam paru-paru untuk mengobati sumber masalahnya. Inhaler-genggam bekerja lebih cepat karena obat langsung dihantarkan ke paru-paru sehingga efek samping yang ditimbulkan lebih sedikit daripada beberapa obat versi cair,obat yang ditelan.


Ada dua jenis inhaler yang digunakan untuk mengobati asma: Metered-dose Inhalers (MDI) dan dry powder inhalers (inhaler bubuk kering). MDI, yang sering digunakan dengan perangkat yang disebut spacer (dengan bentuk seperti tabung yang membuat anak-anak lebih mudah dalam menggunakan obat semprot), mengandung obat dalam bentuk aerosol. Sedangkan inhaler bubuk kering, obatnya terdapat dalam bentuk serbuk.

Alat khusus, tentu harus menggunakan cara khusus. Berikut cara menggunakan inhaler dengan benar:

Langkah 1: Kocok inhaler dan lepaskan tutupnya.

Langkah 2: Pegang inhaler tegak dengan corong di bagian bawah.

Langkah 3: Hadapkan kepala sedikit ke atas, dan hembuskan nafas pelan-pelan.

Langkah 4: Ada dua cara untuk posisi inhaler bila tanpa spacer. Anda bisa memegang inhaler 1 inci (2,5 cm) sampai 2 inci (5,0 cm) di depan mulut terbuka. Metode ini mungkin sulit bagi beberapa orang. Atau Anda dapat menempatkan inhaler di mulut Anda. Ini adalah cara yang paling efisien untuk menggunakan inhaler.

Langkah 5: Mulai bernapas perlahan-lahan, dan dalam; tekan ke bawah inhaler sekali (mulai bernapas dalam, kemudian tekan), dan terus bernapas secara perlahan-lahan.

Langkah 6: Tahan napas selama 10 detik. Ini akan membiarkan obat menetap di paru-paru Anda.

Jika anda perlu mengambil dosis kedua, tunggu 30 sampai 60 detik agar katup inhaler terisi.

Baca juga: Petunjuk Pemakaian Obat Vagina

Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: