Tips Menyimpan Obat Sirup

tips menyimpan obat, tips menyimpan obat sirup, cara menyimpan obat, obat sirup, penyimpanan obat, sirup

Berikut merupakan tips menyimpan obat sirup :
  1. Tutup botol obat rapat-rapat untuk mencegah masuknya udara yang membawa oksigen dan mikroorganisme selama penyimpanan.
  2. Tempatkan botol di tempat kering, sebaiknya pada kotak obat khusus.
  3. Hindarkan dari panas dan cahaya, karena panas, cahaya dan lembab dapat mempercepat kerusakan obat.
  4. Simpan obat dalam suhu ruangan bila tidak ada petunjuk lain pada kotak sirup obat yang anda gunakan.
  5. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  6. Jangan memindahkan isi obat ke dalam wadah pengganti. Tetap simpan dalam wadah aslnya yang masih lengkap dengan labelnya agar tidak keliru dalam menggunakannya. Bacalah label atau leaflet dengan seksama, walaupun anda memperolehnya dengan resep dokter.

Tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan hanya berlaku saat sirup belum dibuka, Sehingga, tanggal ini tidak berlaku lagi untuk sirup yang sudah dibuka. Obat dalam bentuk sirup cukup aman digunakan dalam rentang waktu dua minggu sampai dua bulan setelah dibuka asal penyimpanannya cukup baik.

Baca juga: Bahaya Minuman Berenergi untuk Ginjal

Namun, untuk obat suspensi sebaiknya hanya digunakan sampai satu minggu setelah obat dibuka. Suspensi itu mirip sirup, hanya saja lebih kental dan keruh bila dibandingkan sirup yang bening. Karena suspensi  sebenarnya terbuat dari partikel padat yang tidak tercampur air, jadi akan lebih keruh dibanding sirup. Tetapi sebaiknya anda menanyakan kepada apoteker bila anda ragu membedakannya atau berbagi dengan kami di kolom komentar.

Demikianlah rangkuman tentang tips menyimpan obat sirup yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber dan ahli kesehatan. Semoga dapat menambah pengetahuan anda tentang cara menyimpan obat di rumah. Semoga bermanfaat, salam Tanaman Obat Herbal.

Subscribe to receive free email updates: